
Pertama kali digunakan pada awal tahun 1984 untuk jalur transportasi
kereta api di Jawa Timur dan sejak saat itu mulai menggantikan
bantalan kereta api yang terbuat dari kayu. Penggantian bantalan
kayu menjadi bantalan beton dilakukan karena lebih ekonomis,
stabil karena beratnya dan lebih awet.
Penggunaan bantalan beton menghasilkan kestabilan yang lebih
baik pada jalur sepur sehingga mengurangi waktu dan biaya pemeliharaan
ballast. Disamping itu, penggunaan rel panjang yang tidak mungkin
digunakan pada bantalan kayu, dapat dilakukan dengan penggunan
bantalan beton ini. Penggunaan rel panjang menghasilkan kenyamanan
yang lebih baik selain lebih ekonomis dari segi biaya pemeliharaan
jalan rel.
Selain bantalan jalan rel, WIKA Beton juga memproduksi komponen
– komponen beton pracetak lain untuk pelengkap prasarana
jalan rel antara lain Tiang Listrik Jalan Rel (TLJR), Pelat
Balas (RWB Slab), Emplasemen , dan Pelat Penahan Balas (Ballast
Protection). |